EXPRESI.co, BONTANG — Ada 71 bencana yang melanda Kota Bontang sepanjang tahun 2025. Banjir paling banyak. Terjadi 31 kali.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mencatat banjir kiriman sebanyak 5 kali. Banjir Rob 10 kali. Banjir tadah hujan 16 kali.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bontang, Eko Marsudi menjelaskan, ada beberapa catatan penting yang menjadi bahan evaluasi pencegahan becana tahun 2026 di Bontang.
“Infrastruktur kita belum cukup bagus,” ungkapnya kepada Expresi, Jumat 2 Januari 2026.
Eko menilai infrastruktur penunjang untuk mencegah banjir bisa dilakukan melalui pembangunan turab sungai. Tentu saja untuk menahan luapan arus air ke pemukiman.
Kata dia, pembangunan turab sungai di Kota Bontang baru mencapai sekitar 50 persen. Masih ada 24 Km sungai yang perlu dibangun turab.
“Kalau dibangun di kiri dan kanan sungai, berarti ada 48 Km turab,” terangnya.
Titik Rawan Banjir Baru
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ismail mengatakan ada perluasan wilayah baru yang dinilai pertama kali terdampak banjir. Tentunya menambah titik rawan bencana banjir di tahun 2026.
“Tanpa kita sadari, di kelurahan Belimbing juga mengalami kebanjiran,” ungkapnya.
Ismail menuturkan, ada dua kanal sungai di sekitar Jalan Gajah, kelurahan Belimbing, mendapat kiriman air berlebih dari arah penampungan kolam PT Pupuk Kaltim. Akibatnya, air sungai meluap ke area perumahan warga sekitar.
Ia menduga fenomena banjar yang kali pertama terjadi di Belimbing lantaran tingginya curah hujan. Sementara itu, BPBD Bontang tidak memprediksi terjadinya banjir di wilayah tersebut.
“Ini menjadi catatan baru BPBD Bontang,” ujarnya.
Ismail menyebut wilayah lainnya yang rawan menjadi langganan terdampak banjir antara lain Kelurahan Tanjung Laut, Gunung Elai, Gunung Telihan, Api-Api, dan Guntung.
Rincian Bencana Lainnya di Bontang
1. Kebakaran Pemukiman sebanyak 6 kasus
2. Pohon Tumbang sebanyak 12 kasus
3. Tanah Longsor sebanyak 4 kasus
7. Karhutla sebanyak 8 kasus
8. Evakuasi Kapal Terbakar sebanyak 1 kasus
9. Evakuasj Jenazah sebanyak 3 kasus
10. Angin puting beliung sebanyak 1 kasus
11. Rumah roboh sebanyak 1 kasus
12. Evakuasi orang sakit sebanyak 1 kasus
13. Pemangkasan pohon sebanyak 2 kasus. (Labib)

Tinggalkan Balasan