EXPRESI.co, SAMARINDA – Sebanyak 64 pemuda Kalimantan Timur dinyatakan lolos seleksi administrasi awal dalam program Pendidikan Kader Pemimpin Daerah (PKPMD) yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Mereka akan melanjutkan ke tahapan ujian tertulis dan wawancara secara daring.
Dari total 78 pendaftar, 14 peserta tidak lolos seleksi administrasi karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap, seperti surat rekomendasi organisasi dan surat keterangan sehat.
“Yang tidak lolos sebagian besar karena berkas tidak lengkap,” jelas Subkoordinator Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi.
Meskipun lolos seleksi awal, para peserta belum otomatis mengikuti pelatihan utama. Seleksi tahap kedua akan menyaring kembali menjadi 50 peserta terbaik melalui tes tertulis dan wawancara via Zoom.
“Materi ujiannya meliputi pengetahuan umum, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan pemahaman tentang NKRI,” ucap Rusmulyadi.
Peserta yang mendaftar berasal dari sembilan kabupaten/kota, dengan Samarinda mencatatkan jumlah peserta terbanyak. Sementara Kutai Barat menjadi satu-satunya daerah yang belum mengirimkan wakilnya.
PKPMD merupakan pelatihan kepemudaan berskala provinsi pertama yang diinisiasi Dispora Kaltim. Nantinya, peserta terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama enam hari dengan sistem asrama. Seluruh kebutuhan pelatihan, termasuk akomodasi dan uang saku, disiapkan oleh panitia.
Dispora Kaltim berharap melalui program ini akan lahir kader-kader muda yang berintegritas, siap memimpin, dan mampu membawa aspirasi daerah di tingkat lokal maupun nasional.
(aw/adv/dispora/kaltim)

Tinggalkan Balasan