EXPRESI.co, KUTIM – Tangis haru dan doa keluarga mengiringi keberangkatan ratusan calon jamaah haji asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuju Tanah Suci Mekkah.
Sebanyak 170 jamaah resmi dilepas dalam prosesi khidmat di Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi, Sangatta, Minggu 3 Mei 2026.
Sejak pagi, halaman masjid dipadati keluarga yang datang mengantar. Suasana emosional tak terhindarkan saat para jamaah berpamitan sebelum naik ke kendaraan yang telah disiapkan.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Mahyunadi hadir langsung dalam prosesi pelepasan. Keduanya turut menyapa jamaah dan keluarga yang memadati area masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengingatkan para jamaah untuk menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.
“Perjalanan haji adalah panggilan mulia yang dinanti dalam waktu panjang. Maka manfaatkan kesempatan ini dengannya sebaik-baiknya, luruskan niat, dan jaga kesabaran selama menjalankan ibadah,” ujarnya.
Ia menegaskan ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. Jamaah diminta menjaga sikap serta menghindari perdebatan selama berada di Tanah Suci.
“Perbanyak doa di tempat-tempat mustajab seperti Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Arafah, dan Raudhah,” katanya.
Selain itu, Ardiansyah juga meminta jamaah untuk turut mendoakan Kabupaten Kutai Timur dan bangsa Indonesia agar senantiasa diberikan perlindungan dan keberkahan.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kutai Timur, kami mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kutim, Norhadi, menyebut total jamaah yang diberangkatkan sebanyak 176 orang.
”Jumlah tersebut terdiri atas 170 jamaah haji reguler, empat petugas kloter, dan dua petugas haji daerah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, rombongan diberangkatkan menuju Embarkasi Batakan, Balikpapan, menggunakan empat unit bus. Fasilitas pendukung turut disiapkan, mulai dari dua truk pengangkut koper, satu ambulans dari Dinas Kesehatan, hingga pengawalan aparat terkait.
“Seluruh fasilitas telah disiapkan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan jamaah hingga tiba di embarkasi,” ujar Norhadi.(Yuristio)

Tinggalkan Balasan