EXPRESI.co, BONTANG – Aliansi Masyarakat Sidrap (AMS), Kutai Timur menggelar aksi di Jalan Pipa, Simpang Tiga Sidrap, Sabtu (31/8/2024).

Aksi ini bertujuan untuk menuntut Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik dan Bupati Kutim terkait status wilayah mereka yang belum jelas keberadaannya.

Kordinator Lapangan, Sodiqin mengatakan pihaknya kecewa dengan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim. Dia menyebut, status wilayah Sidrap yang menggantung tak pernah di bahas serius. Namun hanya menjadi bahan yang akan dibicarakan setiap momen politik.

“Pemkot Kutim ini belum ada perhatian khusus buat warga Sidrap tapi momen politik baru dibicarakan,” katanya.

Dia bilang, agar status administrasi Sidrap tak lagi menggantung, seharusnya pemerintah segera melakukan pembahasan bersama.

Peserta aksi pun meminta agar Pemkab Kutim menyerahkan wilayah Sidrap ke Bontang agar pengurusan adminstrasi kependudukan warga lebih mudah.

“Seharusnya mereka (pemerintah) tahu bahwa wilayah Kutim itu jauh bagi kami mengurus administrasi dan Bontang dekat, tapi mereka tidak memikirkan itu,” jelasnya.

Diketahui aksi mereka lakukan dalam kunjungan PJ Gubernur Kaltim ke Kutim, Namum Pj Gubernur Kaltim batal berkunjung. (YUB)