EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai kunci masa depan kota. Hal itu ia sampaikan saat menerima kunjungan Komite I DPD RI di Bontang, Rabu (9/7/2025).
Menurut Neni, Bontang bukanlah kota dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, potensi daerah tetap bisa dikembangkan lewat peningkatan kualitas manusia. “Kami percaya SDM unggul dan berdaya saing adalah masa depan Bontang,” tegas Neni.
Tak sekadar retorika, Neni memaparkan sejumlah program konkret di sektor pendidikan. Di antaranya, subsidi penuh Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Sistem Kredit Semester (SKS) bagi 1.888 mahasiswa lokal yang kuliah di kampus dalam kota.
“Pendidikan adalah pondasi utama. Ini bentuk komitmen kami terhadap generasi muda Bontang,” katanya.
Selain itu, Pemkot Bontang juga menaikkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah swasta. Tujuannya, agar sekolah tidak lagi menarik iuran dari siswa.
Tak hanya siswa, perhatian juga diberikan kepada guru dan tokoh agama. Pemkot memberikan insentif Rp2 juta per bulan kepada guru swasta dan penggiat keagamaan.
“Kita ingin membangun kecerdasan yang seimbang: intelektual, emosional, dan spiritual,” jelas Neni.
Kunjungan Komite I DPD RI ke Bontang sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Komite, Andi Sofyan Hasdam. Lawatan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur. (*)

Tinggalkan Balasan