EXPRESI.co, BONTANG – Dalam upaya mengasah kreativitas sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan, SMP Negeri 3 Bontang sukses menggelar Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertajuk “Gelar Karya Simfoni Plastik”. Kegiatan ini menyulap limbah plastik menjadi karya seni penuh makna, hasil kolaborasi siswa kelas VII dan VIII.

Mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”, proyek ini menampilkan berbagai karya inovatif seperti instalasi seni, patung, hingga visual menarik yang seluruhnya terbuat dari plastik bekas. Hasil karya tersebut kemudian dipamerkan dalam ajang terbuka di lingkungan sekolah, mencuri perhatian warga sekolah dan tamu undangan.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Hasnawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai penting kepada siswa, seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat inovasi.

“Ini selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis proyek serta penguatan karakter,” ujarnya.

Menariknya, hasil karya dibedakan berdasarkan jenjang kelas. Siswa kelas VII membuat kostum karnaval dari plastik daur ulang, sementara kelas VIII menciptakan ecobrick, bata ramah lingkungan dari botol plastik yang diisi padat dengan sampah non-organik.

Hasnawati menambahkan bahwa kegiatan ini tak hanya meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu sampah plastik, tetapi juga melatih cara berpikir kritis dan solutif terhadap permasalahan lingkungan.

“Karya-karya yang ditampilkan tidak hanya indah secara visual, tetapi juga menyuarakan pesan kuat tentang pentingnya menjaga bumi dari ancaman polusi plastik,” pungkasnya. (*/Fn)