EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi tindak lanjut atas keputusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa dalam pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut ditetapkan harus melaksanakan pemungutan ulang untuk menjamin integritas dan keabsahan proses demokrasi.
Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, yang juga merupakan legislator dari daerah pemilihan Kukar, menyampaikan bahwa sejauh ini pelaksanaan PSU telah berjalan baik dan sesuai prosedur.
“Ya, selama ini pantauan kami sudah berjalan dengan baik. Kemarin Komisi I DPRD Kaltim sudah melakukan audiensi, baik terkait dengan amar putusan kita, maupun proses pelaksanaannya,” kata Salehuddin.
Ia menambahkan bahwa pihaknya secara aktif memantau jalannya koordinasi antara pihak-pihak terkait, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Kementerian Dalam Negeri. Mengingat waktu pelaksanaan PSU yang tinggal menghitung hari, Salehuddin memastikan bahwa seluruh tahapan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Intinya, bagaimana prosesnya seperti debat pertama kemarin sudah berjalan. Artinya tahapan-tahapan terkait pemilihan Bupati Kukar ini sudah berjalan, walaupun tidak sepanjang Pilkada karena ini hanya PSU,” jelasnya.
Lebih jauh, Salehuddin menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menentukan arah masa depan Kukar. Ia berharap partisipasi masyarakat dalam PSU kali ini meningkat, seiring dengan semakin membaiknya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya hak suara dalam sistem demokrasi.
“Mudah-mudahan partisipasinya meningkat ya. Masyarakat Kukar juga sudah bisa memahami cara berpartisipasi dalam proses politik melalui PSU,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Salehuddin mengajak seluruh warga Kukar untuk menyiapkan diri menyambut hari pemungutan suara dan menggunakan hak pilihnya secara bijak.
“Artinya tinggal berdoa, mudah-mudahan tanggal 18–19 masyarakat sudah menyiapkan diri untuk memberikan suaranya demi kebaikan Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya. (*/IA)

Tinggalkan Balasan