EXPRESI.co, BONTANG – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bontang, Aldy Artrian angkat bicara terkait kerusakan kertas surat suara, khususnya pada Pemilihan Legislatif DPRD Kabupaten/Kota di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 dan 2.
Ia mengatakan Bawaslu Kota Bontang selalu aktif mengawasi ketat kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara pemilihan umum (Pemilu) 2024 kedepannya, mengingat banyaknya jumlah surat suara yang akan dilakukan penyortiran.
“Kami akan terus melakukan pengawasan secara melekat hingga selesainya pelipatan dan penyortiran surat suara sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Bontang,” katanya saat dihubungi Jum’at (26/1/2024).
Tujuan pengawasan ini untuk memastikan seluruh proses pelipatan dan penyortiran surat suara dilakukan dengan baik, sesuai standar dan prosedur petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
“Bawaslu hadir untuk memastikan petugas sortir-lipat surat suara melaksanakan tugas sesuai dengan tata cara dan Standard Operation Procedure (SOP) yang berlaku, jumlah surat suara di dalam dua sesuai dengan jumlah saat diterima (saat proses sortir lipat) dan diserahkan (setelah proses sortir lipat),” jelasnya.
Namun pada kenyataan, menurutnya pihak dari Bawaslu mendapatkan beberapa jumlah kertas suara yang rusak.
“Ada beberapa surat suara yang rusak khususnya DPRD dan perihal surat suara rusak itu akan dimusnahkan, maka Bawaslu akan memastikan bahwa yang dimusnahkan itu sesuai dengan jumlah dan jenisnya,” bebernya.
“Umumnya kerusakan karna proses percetakan, Bawaslu juga secara berjenjang sudah memberikan imbauan. Tapi juga ngak kalah penting adalah setiap ada kerusakan harus segera dilakukan pergantian. Kami juga Berkoordinasi tetap dilakukan, termasuk dengan akses untuk melihat langsung logistik tersebut,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menemukan beberapa kertas suara untuk persiapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI serta Pemilihan Legislatif 14 Februari mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Bontang Erwin. Ia menjelaskan kertas suara pada pemilihan legislatif mengalami kerusakan setelah dilakukan pelipatan surat suara.
“Pelipatan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden dan legislatif sudah selesai kita lakukan, selesai sesuai target yang kita jadwalkan, namun demikian memang kita temukan beberapa surat suara yang rusak,” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (25/1/2024).
“Untuk surat suara DPRD Provinsi 1.048, DPR RI 572, DPD 144, DPRD Kota/Kabupaten tersebar di dua dapil yakni dapil I 766, dapil II 246,”tutupnya. (*).

Tinggalkan Balasan