EXPRESI.co, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengajak pengusaha yang berinvestasi di IKN juga bisa turut menanamkan modalnya di Kabupaten Berau, khususnya pada sektor pariwisata yang diharapkan menjadi sektor penggerak ekonomi masyarakat Berau dimasa depan pasca tambang.
Hal itu diungkapkan Bupati Berau saat menghadiri undangan Presiden RI, Joko Widodo, dalam rangkaian puncak acara festival harmoni budaya nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Jumat (3/11/2023) lalu.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang mengunjungi kegiatan pembangunan di IKN yang tengah berlangsung, menyempatkan diri mempromosikan pariwisata Berau kepada jajaran otorita IKN dan pengusaha yang juga berkunjung ke IKN.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Otoritas IKN untuk berkolaborasi membangun daerah. Kami sangat bersyukur IKN ditetapkan di Kalimantan Timur dan tentu kami juga terus bersama sama masyarakat mendukung IKN,” kata Bupati perempuan pertama di Bumi Batiwakkal itu.
Pada Kesempatan itu, Juniarsih juga menyampaikan kesiapan Kabupaten Berau menjadi daerah penyangga IKN pada sektor pariwisata. Keragaman destinasi yang tersebar dari pedalaman, pesisir hingga kepulauan, dilengkapi dengan budaya, sejarah dan kulinernya, Berau menjadi kabupaten dengan destinasi wisata terbanyak di Kaltim.
Terlebih aksesibilitas ke Bumi Batiwakkal kini semakin mudah dengan penerbangan langsung dari dua kota besar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya. “Kami siap menyambut wisatawan dan menjadi daerah penyangga pariwisata bagi IKN,” ungkapnya.
Festival Harmoni Budaya Nusantara 2023 yang dipusatkan di Alun Alun Taruna Desa Bukit Raya Kecamatan Sepaku itu dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo, dalam arahannya mengungkapkan pembangunan fisik di IKN saat ini terus berlangsung, saat ini mulai dibangun lima hotel besar, rumah sakit dan beberapa pembangunan yang sudah di groundbreaking. Namun, Kata dia pembangunan sumber daya manusia (SDM) juga harus mulai dilakukan, termasuk membangun pelestarian kebudayaan. Merawat kebudayaan agar tidak tergerus budaya-budaya asing dari luar. Presiden mengingatkan sikap untuk saling menghargai keragaman dan menjadikan Bhenika Tunggal Ika sebagai kekuatan untuk membangun harmoni, kebersamaan dan persatuan. (Adv)

Tinggalkan Balasan