EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang sedang membangun jati diri sebagai kota pariwisata melalui program 77 event. Realisasi event yang dinahkodai Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Bontang dengan malibatkan lintas sektor itu telah mencapai realisasi 70 persen.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kota Bontang Ahmad Aznem mengatakan, 77 event yang digagas pemerintah Kota Bontang ini untuk mempromosikan wisata di Bontang.
Strategi promosi wisata Bontang melalui 77 event ini digelar dengan melibatkan seluruh pelaku wisata. Semua elemen juga ikut terlibat, mulai pemerintah, komunitas, dan pengusaha.
Ahmad Aznem menyatakan, dengan melibatkan seluruh sektor dalam pagelaran 77 event ini merupakan agenda wajib yang harus dilakukan. Metode itu dianggap menjadi batu loncatan demi mewujudkan kemandirian ekonomi di sektor pariwisata.
“Ini gambaran arah pariwisata Bontang ke depan, semua elemen terlibat dan punya ruang jika pariwisata berkembang,” kata Aznem sapaan dia.
Aznem menyebut, wujud pariwisata Bontang ditargetkan bakal nampak dalam bentuk program yang sifatnya berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor jadi semangat pariwisata. Apalagi, keaktifan komunitas yang bergerak disektor pariwisata seperti, Masyarakat Sadar Wisata (Masata), PHRI, HPI, Asmami, Asita, ATB, Adibon, dan stakeholder lainnya akan menambah laju kembang pariwisata.
Ambisi tersebut berjalan beriringan dengan semangat Bontang yang bakal menjadi daerah penyanggah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Karena berbatasan persis dengan Kutai Kartanegra (Kukar) dan Samarinda.
“Kita harus menyiapkan diri. Buat orang-orang di IKN yang sibuk bekerja. Ketika mereka mau liburan. Pilihannya ya Bontang,” kata Aznem.
Langkah pemerintah menyiapkan event yang terisi di setiap bulan dalam kurung waktu setahun ini yang dirancang Dispopar Bontang melalui 77 event dinilai akan memberi dampak yang signifikan.
Saat ini, 77 event telah terlaksana hingga 70 persen lebih. Aznem optimis, semua event akan terlaksana hingga penghujung 2023.
“Sekarang sudah lebih dari 70 persen, 77 event akan terselenggara hingga kahir tahun. Kita liat sekarang, tiap minggu ada event. Sudah mulai keliahatan hasilnya,” ujarnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Travel Bontang (ATB) Mbah Suro mengatakan seluruh pelaku wisata mesti bangun kesadaran untuk membangun pariwisata di Bontang.
Pihak travel yang kerap dijadikan pilihan wisatawan lokal maupun mancanegara sebagai sumber informasi terkait objek wisata, akan bersedia menjadi mitra pemerintah dalam membangun citra Bontang sebagai kota pariwisata.
“Tapi, pemerintah dan pelaku wisata lainnya harus komitmen bangun wisata. Agar bisa sama-sama sejahtera,” tegas dia. (Adv)

Tinggalkan Balasan