EXPRESI.co, — Dalam pidato yang disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Presiden Joko Widodo merayakan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menyoroti pencapaian signifikan dan visi masa depan bagi negara.
Mengawali pidatonya, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan pemerintah dalam membangun fondasi dan peradaban baru selama sepuluh tahun terakhir. “Alhamdulillah, selama 10 tahun ini kita telah mampu membangun sebuah fondasi dan peradaban baru melalui pendekatan pembangunan yang Indonesiasentris, yang memprioritaskan pembangunan dari pinggiran, desa, dan daerah terluar,” ungkap Presiden Jokowi.
Pembangunan Infrastruktur yang Mengesankan
Fokus utama dalam pembangunan infrastruktur menjadi sorotan utama. Selama satu dekade terakhir, pemerintah berhasil menyelesaikan berbagai proyek besar: 366 ribu kilometer jalan desa, 1,9 juta meter jembatan desa, 2.700 kilometer jalan tol baru, 6.000 kilometer jalan nasional, serta 50 pelabuhan dan bandara baru. Selain itu, 43 bendungan baru dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru juga telah dibangun.
“Upaya kita telah menurunkan biaya logistik dari 24 persen menjadi 14 persen pada 2023, yang berkontribusi pada peningkatan daya saing Indonesia dari peringkat 44 menjadi 27 di tahun 2024,” jelas Presiden Jokowi.
Ekonomi yang Bertumbuh Stabil
Di tengah tantangan global, ekonomi Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan stabil di atas 5 persen. Beberapa wilayah di Indonesia Timur, seperti Papua dan Maluku, bahkan mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen, dengan Maluku Utara melaporkan pertumbuhan luar biasa lebih dari 20 persen.
Presiden juga mencatat keberhasilan dalam pengendalian inflasi, yang tetap berada di kisaran 2-3 persen. “Sementara banyak negara lain menghadapi lonjakan inflasi, kita berhasil mempertahankan kestabilan harga,” tambahnya.
Pengurangan Kemiskinan dan Stunting
Keberhasilan lain yang disorot adalah penurunan angka kemiskinan ekstrem dari 6,1 persen menjadi 0,8 persen dan penurunan angka stunting dari 37,2 persen menjadi 21,5 persen pada tahun 2023. Tingkat pengangguran juga menurun dari 5,7 persen menjadi 4,8 persen pada tahun 2024.
Program Sosial yang Mendalam
Presiden Jokowi mengapresiasi berbagai program perlindungan sosial yang telah memberikan dampak luas bagi masyarakat. Program-program seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, dan Kartu Pra Kerja telah mengalokasikan triliunan rupiah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Rp361 triliun untuk Kartu Indonesia Sehat yang melayani lebih dari 92 juta peserta JKN per tahun.
- Rp113 triliun untuk Kartu Indonesia Pintar yang mendukung pendidikan lebih dari 20 juta siswa per tahun.
- Rp225 triliun untuk Program Keluarga Harapan yang meningkatkan ekonomi sekitar 10 juta keluarga kurang mampu per tahun.
- Rp60,3 triliun untuk Kartu Pra Kerja yang menambah keahlian 18,8 juta pekerja selama lima tahun terakhir.
Visi Masa Depan
Dalam penutup pidatonya, Presiden Jokowi menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan inklusif yang menyentuh semua lapisan masyarakat. “Pembangunan ini adalah pembangunan yang kita cita-citakan bersama—pembangunan yang memberi dampak luas, membuka peluang, dan memungkinkan kita tumbuh bersama,” pungkas Presiden Jokowi.
Pidato ini menegaskan tekad pemerintah untuk terus maju dengan pembangunan yang merata dan berkeadilan, menyiapkan Indonesia untuk masa depan yang lebih sejahtera.

Tinggalkan Balasan