EXPRESI.co, BONTANG – Kabar membanggakan datang dari Kota Bontang. Inovasi Aksi Perubahan PELABUHAN (Pelayanan Bantuan Hukum Pertanahan) yang digagas Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, berhasil menembus panggung nasional.
Program ini mengantarkan Lurah Gunung Telihan, Mochammad Cholid Hanafi, masuk sebagai nominasi Paralegal Justice Award (PJA) 2025 mewakili Kalimantan Timur.
Ajang bergengsi yang digelar Kementerian Hukum dan HAM RI itu akan berlangsung di Jakarta pada 1–4 September 2025 mendatang.
PELABUHAN hadir sebagai terobosan layanan hukum di tingkat kelurahan. Masyarakat bisa mendapatkan bantuan hukum gratis, cepat, dan terbuka, khususnya terkait permasalahan pertanahan, penyelesaian sengketa secara mediasi, hingga informasi hukum.
Tak heran, inovasi ini dipandang sebagai solusi nyata bagi warga. Bukan hanya menyelesaikan persoalan, tapi juga mendekatkan akses layanan keadilan yang sebelumnya kerap terasa jauh dari jangkauan masyarakat.
“Keberhasilan masuk nominasi ini bukan prestasi pribadi, tapi hasil kerja bersama perangkat kelurahan, mitra, dan masyarakat. PELABUHAN lahir dari kebutuhan warga untuk akses hukum yang mudah dijangkau,” kata Cholid.
Ke depan, Kelurahan Gunung Telihan berharap PELABUHAN terus diperkuat hingga menjadi model layanan hukum inklusif di tingkat akar rumput. (*)

Tinggalkan Balasan