EXPRESI.co, BONTANG – Proyek pembangunan drainase di Jalan Cipto Mangunkusumo sebabkan kemacetan hingha dikeluhkan warga, terutama pada jam-jam sibuk pagi hari.

Meski sistem buka-tutup jalan diterapkan, kemacetan masih tak bisa dihindarkan, terutama bagi karyawan yang harus berangkat kerja di pagi hari.

Sahrul, salah satu warga yang terdampak mengatakan, kemacetan ini menganggu aktivitas para karyawan yang sedang bekerja di pagi hari.

“Memang sistem buka tutup, tapi banyak karyawan yang kerja pagi,” katanya,  Jumat (30/8/2024).

Dimana kemacetan itu kata dia, mulai pukul 7:00 WITA sampai pukul 11:29,Kemacetan mulai dari pukul 7:00 WITA hingga hampir tengah hari, dan antrean panjang terjadi dari arah SD dan SMP YPK, begitupum sebaliknya.

“Ini macetnya mulai pagi sampai siang ini,” ucapnya.

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempatkan tim di lapangan sejak pagi untuk membantu mengurai kemacetan.

“Tim sudah dari tadi pagi di lapangan untuk mengurangi kemacetan yang terjadi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala PUPRK Bontang, Edy Prabowo, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Untuk mengurai kemacetan, Edy menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT Pupuk Kaltim untuk menggunakan jalan Jalan Efendi sebagai rute alternatif.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Nanri pengguna jalan diarahkan lewat Jalan Effendi, agar kemacetan di Jalan Cipto Mangunkusumo bisa berkurang,” jelasnya.

Edy juga menyampaikan, dirinya telah meminta kontraktor untuk mempercepat proses penyelesaian proyek drainase.

“Kontrak memang berakhir pada minggu kedua bulan November, tapi dengan sistem ini bisa kerja paralel sehingga target penyelesaian bisa lebih cepat,” pungkasnya. (YUB)