EXPRESI.co, BONTANG – Percaturan politik menuju pemilihan wali kota Bontang semakin menarik menjelang pendaftaran pasangan calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang yang dijadwalkan pada 27-29 Agustus 2024.

Saat ini, setidaknya empat kandidat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam Pilkada November mendatang. Masing-masing juga telah memenuhi syarat dukungan, baik yang menempuh jalur perseorangan maupun yang menggunakan jalur partai politik.

Bakal pasangan calon, Basri Rase dan Chusnul Dhihin yang maju lewat independen telah memenuhi syarat dukungan. Sementara 3 pasangan lainnya, Yakni Neni Moernianei dan Agus Haris yang diusung koalisi besar Golkar, Gerindra, PKS, dan PSI dengan 12 kursi. Kemudian, Najirah dan Muhammad Aswar diusung, PDIP, Gelora dan PAN dengan 6 Kursi, dan terakhir ada pasangan Sutomo Jabir bersama Nasrullah telah menerima Rekomendasi PKB dan Demokrat dengan jumlah 5 kursi.

Selain empat pasangan itu, kemunculan kandidat kelima masih memungkinkan dengan adanya putusan MK Nomor 60 terkait partai non parlemen yang dapat mengusung kandidat alam Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU Bontang, Muzzarobby Renfly mengatakan, partai non parlemen dapat mengusung pasangan calon jika memenuhi 10 persen suara sah pada Pemilu Februari lalu. Dia bilang, suara sah dalam Pemilu lalu di Kota Bontang berjumlah 104.338, artinya, perolehan suara parpol atau gabungan suara parpol sebanyak 10.434 suara sah dapat mengusung.

“Kabupaten/kota dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sampai dengan 250.000 pemilih menggunakan skema 10 persen. DPT Bontang 131.595 pemilih, suara sah di pemilu kemarin sebanyak 104.338, artinya 10 persen dikalikan 104.338 maka minimal perolehan suara Parpol atau gabungan Parpol sebanyak 10.434 suara sah,” kata Robby kepada media ini, Sabtu (24/8/2024).

Dengan amar putusan MK ini, Pilkada Bontang memungkinkan menjadi 5 pasangan calon. Dari 18 partai politik peserta pemilu 2024, masih tersisa 8 parpol yang belum menyatakan dukungan. Yakni, Nasdem dengan dua kursi DPRD dan 7 partai non parlemen seperti, PKN, Hanura, Garuda, PBB, PPP, Perindo dan partai Ummat. Sementara partai Buruh beberapa waktu lalu telah menyatakan sikap untuk mendukung pasangan independen Basri-Dhihin.

Perolehan Suara Parpol Pemilu 2024 di Kota Bontang:

  • PKB : 16.300
  • Gerindra : 11.997
  • PDI Perjuangan :12.086
  • Golkar : 27.392
  • Nasdem : 6.933
  • Buruh : 539
  • Gelora : 4.597
  • PKS : 7.193
  • PKN : 1.079
  • Hanura : 2.313
  • Garuda : 31
  • PAN : 6.219
  • PBB : 14
  • Demokrat : 5.401
  • PSI : 233
  • Perindo : 408
  • PPP : 1.541
  • Ummat : 62

Jika, partai yang belum memberikan dukungan kepada 4 pasangan yang ada bergabung, dapat mengusung satu pasangan calon dengan jumlah suara sah 12,381. (YUB)