EXPRESI.co, SAMARINDA – Komisi III DPRD Kalimantan Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah mitra kerja strategis, Selasa (15/04/2025), guna membahas kesiapan program kerja yang akan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung E DPRD Kaltim ini dipimpin langsung Ketua Komisi III, Abdulloh, serta didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imenuel. Hadir pula para anggota Komisi III seperti Abdul Rahman Agus, Sugiyono, Sayid Muziburrachman, Apansyah, Syarifatul Syadiah, dan Husin Djufrie.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal turut hadir, di antaranya Dinas PUPR dan PERA, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Dinas ESDM, serta Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim.

Dalam forum tersebut, Abdulloh menekankan pentingnya sinergi dan keselarasan antara program OPD dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim.

“Program yang disusun jangan hanya asal jalan, tapi harus sinkron dengan arah kebijakan pimpinan daerah. Kita ingin APBD benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan berdampak langsung,” tegasnya.

Rapat juga membahas kondisi fiskal daerah yang masih dibayangi kebijakan refocusing anggaran. Oleh karena itu, Komisi III mendorong efisiensi dan penyusunan prioritas pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Anggota Komisi III lainnya juga memberikan masukan terkait sejumlah isu penting, seperti perbaikan infrastruktur dasar, pengelolaan sumber daya energi, serta peningkatan konektivitas transportasi antarwilayah di Kaltim.

Komisi III menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran agar tidak melenceng dari aspirasi dan kepentingan masyarakat luas. (*/IA)