EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM) tetap berlanjut dan dikembangkan, meskipun kondisi keuangan daerah diprediksi tidak terlalu baik.
Program ini dinilai menjadi salah satu motor peningkatan kualitas sumber daya pemuda serta mendukung pengurangan kemiskinan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni menyebut Klinik WPM bahkan telah masuk sebagai program utama pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin.
“Jadi insyaallah program Klinik WPM terus kita kembangkan,” ujar Aji Ali, Jumat (31/10/2025).
Di sepanjang 2025, program ini telah menggelar berbagai pelatihan seperti manajemen keuangan dan digital marketing.
Tak hanya itu, program ini memberikan pembekalan lanjutan bagi peserta yang sudah pernah ikut pelatihan sebelumnya agar kompetensi mereka semakin meningkat.
Klinik WPM sendiri telah berjalan sejak 2022 dan terbukti berhasil menumbuhkan minat wirausaha di kalangan pemuda Kukar.
“Ratusan pemuda tercatat telah kita bina secara langsung melalui pelatihan, konsultasi hingga sharing session yang tergabung dalam program ini,” tutup Aji Ali. (Adv)

Tinggalkan Balasan