EXPRESI.co, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di Lapangan Apel Mako Polres Bontang, Kamis 12 Maret 2026 sore.
Agenda ini menjadi penanada dimulainya kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Agus Haris, didampingi Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano serta Dandim 0908/Bontang Letkol Inf Ardiansyah, menekankan pentingnya pengawasan ketat di sejumlah titik strategis, khususnya kawasan pelabuhan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Menurut Agus Haris, Pelabuhan Loktuan menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menjadi jalur masuk berbagai aktivitas ilegal, termasuk peredaran barang terlarang.
“Pelabuhan merupakan salah satu jalur yang harus kita antisipasi bersama, termasuk potensi masuknya obat-obatan terlarang,” ucapnya.
Selain pengawasan wilayah, Agus Haris meminta pengamanan secara menyeluruh dalam menghadapi arus mudik dan aktivitas masyarakat selama Idulfitri.
Ia menilai sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Bontang.
Meski Operasi Ketupat merupakan agenda rutin tahunan, ia memastikan bahwa seluruh personel gabungan telah memahami pola pengamanan yang akan diterapkan di lapangan.
“Ini kegiatan rutin, sehingga tim gabungan sudah memahami pola pengamanannya,” ujarnya.
Selain itu, Agus Haris juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Ia mengimbau agar masyarakat memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan guna menghindari risiko kecelakaan.
“Periksa kendaraan sebelum berangkat, mulai dari kondisi ban hingga rem. Dengan begitu perjalanan mudik bisa lebih aman,” pesannya.
Diketahui Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Ribuan personel gabungan dari TNI–Polri serta instansi terkait disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian aktivitas masyarakat. (Sal/adv)

Tinggalkan Balasan