EXPRESI.co, BONTANG — Selama ini, Bontang cukup populer dengan sebutan “Kota Industri”. Sebutan itu dilekatkan pada Bontang, sebab kota kecil yang berada di pesisir utara provinsi Kalimantan Timur itu merupakan basis sejumlah korporasi raksasa, sebut saja PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Badak LNG.

Tak ingin sebutan “Kota Industri” hanya jadi sekadar julukan, Pemkot Bontang memang sudah menyiapkan agar kota ini dapat mengakomodir kebutuhan industri besar di masa depan. Salah satunya menyiapkan kawasan khusus yang disebut dengan Kawasan Peruntukkan Industri.

Terletak di Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, kawasan ini disiapkan untuk menyambut industri besar Bontang di masa depan. Baik industri baru, atau pun industri turunan dari produk yang sudah dihasilkan perusahaan lain di Bontang.

Kabid Penanaman Modal DPM-PTPS Bontang, Karel menjelaskan, kawasan ini sudah ditetapkan dalan RTRW Bontang. Kendati sudah ditetapkan untuk kawasan peruntukkan industri, namun daerah itu tak dikuasai pemerintah seutuhnya. Ada juga lahan milik warga di sana.

Kawasan peruntukkan industri ini beda dengan kawasan industri. Diketahui, di Bontang hanya ada satu kawasan industri. Terletak di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, ia disebut dengan Kawasan Industrial Estate (KIE) yang dikelola PT KIE. Kawasan industri ini jelas kepemilikan dan pengelolanya, dalam hal ini KIE. Secara fasilitas pun sudah lengkap dan memadai, karena sejak lama ia terkelola. Pun sudah banyak perusahaan beroperasi di dalamnya.

“Jadi bedanya di situ. Kalau kawasan peruntukkan itu diperuntukkan tapi bukan milik pemerintah. Kalau kawasan industri sudah jelas dimiliki dan dikuasai, seperti KIE,” sebut Karel.

Karena secara kepemilikan dan pengelolaan berbeda, tentu ini berbanding lurus dengan fasilitas di kedua kawasan tersebut. Meski begitu, Karel memastikan bahwa Pemkot Bontang berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar yang dibutuhkan investor bila masuk ke kawasan peruntukkan industri. Misalnya, memastikan akses bagus, serta pemenuhan air dan listrik.

“Investor didorong ke sana, tentu Pemkot akan bantu penuhi kebutuhannya, seperti akses, air dan listrik,” tandasnya.  (Adv)