BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Kaltim menarget jumlah investasi di Kota Bontang tahun 2025 sebanyak Rp2,5 triliun.

“Provinsi targetnya Rp2,5 T untuk tahun ini,” ucap Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur saat dihubungi belum lama ini.

Aspiannur mengatakan pada 2024, target investasi sebanyak Rp2 triliun. Sementara investasi yang masuk di tahun itu melebihi target, mencapai Rp2,7 triliun.

“Karena melebihi target. Jadi dinaikkan lagi untuk tahun ini,” tukasnya.

512 Tenaga Kerja Terserap

Dari jumlah investasi tahun 2024, ada 512 tenaga kerja berhasil terserap dari berbagai sektor. Untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyerap sebanyak 475 tenaga kerja.

Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) ikut berkontribusi dengan 37 tenaga kerja. “Ini informasinya untuk 2024,” ucap Aspiannur.

Dia menambahkan, ini bukti bahwa hadirnya investasi membawa manfaat nyata bagi warga Bontang.

Komitmen Pemkot

Kata dia, Pemkot Bontang akan terus mendorong investasi yang masuk benar-benar menyentuh masyarakat. Aspiannur juga menegaskan komitmen Pemkot Bontang memperkuat iklim investasi.

Beberapa langkah sudah disiapkan, mulai dari percepatan perizinan hingga peningkatan kualitas infrastruktur.

“InsyaAllah Kami akan terus memperbaiki pelayanan supaya investor semakin tertarik,” jelasnya.

Investasi Triwulan III 2025

DPMPTSP Kota Bontang mencatat realisasi investasi Triwulan III Tahun 2025 sebesar Rp821 miliar.

Aspiannur mengatakan, PMA mencapai Rp 32.430.016.061, atau 3,95 persen. Sementara PMDN Rp 789.109.198.544, atau 96,05 persen.

“Total yang beroperasi sebanyak 206 pelaku usaha Non-UMK. Menyerap TKI sebanyak 307 orang dan TKA 10 orang yang tersebar pada 330 proyek,” paparnya. (Adv)