EXPRESI.co, BONTANG – Industri kimia masih jadi primadona di Bontang. Sepanjang 2024, data yang dirilis DPMTSP Bontang menyebut sektor ini menyumbang Rp2,1 triliun.

Angka ini tercatat di lima besar penanman modal dalam negeri (PMDN). Sektor lain juga berperan besar, seperti jasa lainnya mencatat Rp140 miliar.

Perumahan dan kawasan industri Rp77,6 miliar. Perdagangan Rp49,5 miliar dan
Konstruksi Rp44,4 miliar.

Untuk penaman modal asing (PMA), industri lainnya paling besar. Nilainya mencapai Rp96,2 miliar.

Industri makanan menyusul Rp35 miliar dan industri kimia dari PMA Rp6,4 miliar.

Ada tren menarik di Bontang.
Sektor makanan dan perumahan mulai berkembang. Diversifikasi investasi makin terlihat.

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, mengaku optimis. Menurutnya, capaian ini jadi bukti Bontang makin dilirik.

“Kami terus dorong kemudahan investasi di semua sektor,” katanya.

Aspiannur berharap, tren positif ini berlanjut di tahun depan.

“Pasti ingin semua sektor berkembang, tak hanya industri kimia,” tutupnya. (*/Fn)