EXPRESI.co, BONTANG – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) berlangsung meriah dan sarat makna melalui gelaran bertajuk Seni Sana Sini. Kegiatan ini memadukan unsur industri, olahraga, dan budaya dalam satu rangkaian perayaan yang menampilkan wajah humanis perusahaan.
Puncak perayaan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmat Pribadi. Ia memberikan apresiasi tinggi atas konsep perayaan yang dihadirkan PKT karena tidak semata bernuansa korporasi, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, seni, dan kebudayaan.
Rahmat menilai, pendekatan yang dilakukan PKT mencerminkan pemahaman bahwa pembangunan industri tidak hanya berkutat pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek peradaban dan karakter manusia di dalamnya. Menurutnya, industri yang kuat adalah industri yang mampu tumbuh bersama nilai dan budaya masyarakat.
“Hari ini saya merasa berbunga-bunga. Karena bagi saya, membangun industri bukan hanya soal batu, semen, atau baja. Tapi membangun industri adalah membangun peradaban,” ujar Rahmat dalam sambutannya.
Ia menambahkan, rangkaian Seni Sana Sini menjadi bukti bahwa PKT mampu menghadirkan wajah industri yang lebih hangat dan inklusif. Di balik proses produksi dan teknologi, terdapat ruang bagi seni, kreativitas, dan ekspresi budaya yang memperkaya kehidupan sosial.
“Membangun peradaban berarti menumbuhkan orang-orang di baliknya. Di antara mereka ada budaya, ada nilai-nilai kemanusiaan. Maka membangun industri itu sama artinya dengan membangun budaya,” jelasnya.
Rahmat juga mengapresiasi kemasan perayaan HUT PKT ke-48 yang dinilai inovatif. Mulai dari kegiatan groundbreaking pembangunan Pabrik Soda, kompetisi olahraga, hingga pameran seni, seluruh rangkaian menunjukkan bahwa dunia industri dapat bersinergi dengan berbagai elemen kehidupan masyarakat.
“Inilah pertemuan antara industri dan budaya yang saya bayangkan. PKT berhasil memanusiakan wajah industri yang selama ini dianggap kaku dan angker, menjadi sesuatu yang lebih hangat dan berjiwa,” ungkapnya.
Dalam suasana penuh keakraban, Rahmat juga terlibat dalam pertandingan sepak bola bersama jajaran direksi dan komisaris. Momen santai tersebut menambah kesan cair dan kekeluargaan dalam perayaan HUT perusahaan.
“Tadi sebenarnya saya punya tujuh peluang gol, tapi karena Pak Azis sudah cetak dua, saya rasa cukup satu saja,” katanya sambil tersenyum.
Menutup sambutannya, Rahmat berharap semangat inovasi dan humanisasi industri yang ditunjukkan PKT dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anak perusahaan Pupuk Indonesia Group. Ia menilai langkah PKT berpotensi mendorong anak perusahaan lain untuk terus berinovasi dan berkembang.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh jajaran PKT. Luar biasa, kegiatan Seni Sana Sini ini menjadi bukti nyata bahwa industri dapat tumbuh bersama budaya dan kemanusiaan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan