EXPRESI.co, Samarinda – Melalui Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Anggota DPRD Kota Samarinda Guntur pertanyakan proyek pembangunan terowongan yang digagas oleh pemkot Samarinda.

Seperti yang diketahui saat ini pemerintah mewacanakan untuk membangun terowongan di Kelurahan Sungai Dama. Tujuannya, mengatasi kemacetan yang sering terjadi dan juga sebagai pintu masuk ke Kota Tepian melalui pintu Tol Palaran.

“Terowongan yang akan dibangun oleh pemkot sementara sampai saat ini belum berjalan, itu yang kami tanyakan,” ucap Guntur.

Lanjut Guntur menjelaskan, program yang digagas oleh pemkot tersebut sifatnya multi years yang mengikuti masa kerja walikota.

“Kita lihat masa kerja walikota kurang lebih tersisa 1 tahun lebih lagi, akan tetapi tadi dari pihak dinas berkomitmen untuk mengerjakan itu,” ucapnya.

Dari informasi yang diterima oleh Guntur, pembangunan terowongan saat ini masih terkendala beberapa hal teknis di lapangan seperti berkaitan dengan lahan yang belum terselesaikan.

“Harapannya kendala-kendala segera terselesaikan karena dalam proyek tersebut menelan anggaran kurang lebih 400 miliyar,” tutupnya. (Adv/DPRD Samarinda)