EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Aksi nyata anak muda kembali menggema di pelosok Kalimantan Timur. GMD Social Project (GSP) Kaltim 2025, program pengabdian dari Gerakan Mengajar Desa (GMD), sukses digelar di Kuala Samboja, Kutai Kartanegara, selama tiga hari dua malam pada 17–19 Juli 2025.

Mengusung tema “Muda Berdampak, Cerdas Bersama”, kegiatan ini menyasar tiga bidang sekaligus: pendidikan, sosial, dan lingkungan.

Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV Kaltimtara. Sejumlah pejabat hadir, termasuk perwakilan dari Bupati Kukar, DISPORA, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Samarinda, serta Balai Pelestarian Kebudayaan.

Setelah itu, puluhan relawan bergerak menuju lokasi utama pengabdian di BPU Kelurahan Kuala Samboja.

Pada 18 Juli, peserta dibagi ke dalam tiga divisi. Divisi Pendidikan mengajar di SDN 027 Kuala Samboja dan menyumbangkan lebih dari 100 buku bacaan. Divisi Sosial menggelar pelatihan digital marketing bagi UMKM Amplang Mutiara Laut.

Sementara Divisi Lingkungan mengadakan talkshow dan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Tanah Merah, yang berhasil mengangkut 283 kilogram sampah anorganik hanya dalam waktu satu jam.

Kegiatan ditutup dengan sesi penguatan tim melalui bonding activity dan pembelajaran Bahasa Inggris di pinggir pantai. Malam harinya, para peserta menikmati kebersamaan lewat Fun Night Party, sebelum kembali ke Samarinda keesokan harinya.

“Antusiasme masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci sukses kegiatan ini,” ujar Dias Pratama, Project Officer GSP Kaltim 2025.

Program ini disponsori oleh DISPORA Kukar dan Pupuk Kaltim. (*)