EXPRESI.co, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi melontarkan kecurigaan serius soal maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Ia menduga ada pejabat yang ikut bermain dalam jaringan gelap narkotika.

Hal itu diungkapkannya dengan nada tinggi saat rapat kerja bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), beberapa waktu lalu.

“Ini negara paling gila kalau soal narkoba, nggak ada habis-habisnya. Saya malah khawatir, pemainnya itu pejabat juga, Pak. Ini yang saya takutkan,” kata Aboe Bakar Al Habsyi sambil menggebrak meja.

Pernyataan keras politisi PKS itu muncul sebagai respons atas belum tuntasnya penanganan peredaran narkoba meski berbagai operasi sudah digelar. Menurutnya, jika benar ada oknum pejabat yang terlibat, maka pemberantasan narkoba akan sangat sulit dilakukan secara tuntas.

“Kalau yang bermain itu, ya susah kita berantas. Bisa jadi ada yang di polisinya, di BNN-nya, atau di institusi lain. Jangan sampai kita tutup mata soal ini,” ujarnya.

Aboe Bakar menyebut ketidakefektifan penanganan narkoba bisa jadi bukan hanya karena lemahnya pengawasan, tapi juga karena adanya pelindung dari kalangan elite.

Kecurigaan Politisi PKS itu bukan tanpa dasar. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah oknum aparat memang pernah tertangkap tangan terlibat dalam jaringan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar. (*)