EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong transformasi digital dalam layanan perizinan dan pengelolaan data penanaman modal.
Program pengelolaan data dan sistem informasi penanaman modal menjadi salah satu prioritas utama di tahun 2025, seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik yang berbasis teknologi.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhamad Aspianur, menjelaskan, pihaknya memanfaatkan teknologi informasi secara optimal untuk mendukung sistem perizinan berbasis Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) yang kini menjadi standar nasional.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan untuk proses investasi di Bontang menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan,,” paparnya.
Program ini mencakup sejumlah kegiatan penting, seperti pemeliharaan aplikasi layanan digital, pengembangan sistem informasi berbasis web dan mobile, serta pelatihan berkelanjutan bagi aparatur dalam penggunaan sistem elektronik.
“Semua dilakukan untuk memastikan sistem berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan pengguna,” jelasnya.
Selain memperkuat infrastruktur teknologi, DPMPTSP juga fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).
Seperti, pelatihan intensif diberikan kepada petugas pelayanan agar mampu mengoperasikan dan memanfaatkan sistem OSS RBA dengan baik.
“Data dan teknologi adalah aset penting dalam mendukung kebijakan yang tepat dan pelayanan yang akurat,” terangnya. (*/Fn)

Tinggalkan Balasan