EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital.
Melalui aplikasi Sistem Peminjaman Sarana Olahraga (Siperaga), masyarakat kini dapat memesan venue olahraga milik daerah secara online, cepat, dan transparan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan aset daerah sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Yang diperlukan oleh pimpinan kita adalah peningkatan pelayanan publik, salah satunya dalam pemanfaatan sarana olahraga. Kami membawahi dua kompleks besar, yaitu Stadion Aji Imbut dan Stadion Rondong Demang. Karena sering digunakan masyarakat, maka perlu sistem yang lebih mudah dan transparan,” ujar Aji Ali, Rabu (29/10/2025).
Ia menuturkan, kedua stadion tersebut menjadi pusat kegiatan olahraga dan kepemudaan terbesar di Kukar. Berbagai cabang olahraga (cabor) hingga komunitas masyarakat rutin memanfaatkan fasilitas tersebut. Dengan layanan berbasis digital, pemesanan kini dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor Dispora.
“Masyarakat bisa memesan venue olahraga secara online. Ini bukan hanya memudahkan, tapi juga memastikan keterbukaan dalam pengelolaan fasilitas daerah,” jelasnya.
Sejak diluncurkan pada tahun 2022, aplikasi Siperaga terbukti memberikan dampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pendapatan dari pengelolaan sarana olahraga dilaporkan meningkat signifikan, seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran yang lebih transparan.
“Alhamdulillah, sejak aplikasi Siperaga berjalan, pendapatan Dispora meningkat dan kepercayaan masyarakat pun bertambah, karena semua transaksi tercatat resmi di kas daerah,” ungkap Aji Ali.
Meski telah berjalan tiga tahun, Dispora Kukar terus melakukan penyempurnaan dan pembaruan sistem guna meminimalkan kendala teknis di lapangan.
“Kita ingin memastikan tingkat error bisa ditekan hingga nol. Tujuannya agar masyarakat benar-benar merasakan pelayanan publik yang lancar, efisien, dan transparan,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan