EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA — Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menjalin kerja sama strategis dengan TNI dan Polri.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pembinaan serta pelatihan bagi para pemuda agar siap berkarier di dunia kedinasan dan pertahanan negara.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut mencakup seluruh matra TNI-Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara—serta pihak kepolisian.
Kata dia, sinergi ini diwujudkan melalui program unggulan bernama Bintang Pengabdian, yang berfokus pada bimbingan dan latihan bagi pemuda tangguh dan berjiwa pengabdian.
“Kerja sama ini kita lakukan dalam rangka melaksanakan kegiatan Bintang Pengabdian, yaitu bimbingan dan latihan pemuda tangguh serta pemuda pengabdian. Program ini membantu anak-anak kita yang ingin mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan maupun rekrutmen TNI dan Polri,” ujar Aji Ali, Rabu (29/10/2025).
Program Bintang Pengabdian dirancang sebagai wadah pelatihan gratis bagi pemuda Kukar yang berminat mengikuti seleksi sekolah kedinasan seperti STAN, STTD, maupun rekrutmen TNI dan Polri. Seluruh biaya pelatihan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Kukar.
“Kegiatan ini gratis, semua difasilitasi oleh pemerintah Kutai Kartanegara. Ini bentuk nyata perhatian kami agar anak-anak muda memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegasnya.
Aji Ali juga mengungkapkan informasi menggembirakan dari pihak TNI Angkatan Laut, bahwa tahun ini akan dibuka rekrutmen besar-besaran hingga 5.000 calon anggota TNI.
Ia menilai momentum tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemuda Kukar yang ingin mengabdi kepada bangsa.
“Ini kesempatan luar biasa bagi anak-anak muda kita. Pemerintah daerah hadir membantu mereka agar siap bersaing dan lolos seleksi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aji Ali menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membangun kemandirian dan daya saing SDM muda Kukar, agar kelak mereka dapat kembali berkontribusi untuk pembangunan daerah.
“Sekolah kedinasan ini nanti kalau lulus sudah menjadi pegawai negeri, dan penempatannya pun akan kembali ke Kutai Kartanegara. Jadi apa yang kita lakukan ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah,” tutur Aji Ali.
Ia menambahkan, keberlanjutan Bintang Pengabdian akan terus dievaluasi dan disempurnakan setiap tahun agar semakin efektif dalam mencetak generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berdaya saing tinggi.
Program ini, kata Aji Ali, merupakan bukti keseriusan Pemkab Kukar dalam membangun kualitas pemuda, tidak hanya di bidang olahraga dan kewirausahaan, tetapi juga pada jalur karier kedinasan serta pertahanan negara.(Adv)

Tinggalkan Balasan