EXPRESI.co, KUTAI KARTANEGARA – Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kutai Kartanegara, Muhammad Bisyron, menegaskan bahwa dukungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar sepanjang 2025 cukup signifikan, terutama dalam penyediaan sarana dan kesempatan latihan bagi atlet disabilitas.
Meski begitu, ia mengakui anggaran khusus pembinaan tahun ini belum tersedia.
Bisyron mengungkapkan, walau kepengurusan NPCI Kukar yang ia pimpin belum genap satu tahun, sejumlah program berhasil dijalankan. Salah satunya adalah Pekan Paralimpik Pelajar Kabupaten yang digelar pertengahan tahun, mempertandingkan dua cabang olahraga: atletik dan boccia.
Ia juga menuturkan bahwa atlet NPCI selalu dilibatkan dalam berbagai pelatihan keterampilan yang digelar Dispora, seperti tata boga, barber, dan barista.
Menurutnya, kesempatan tersebut bermanfaat untuk menambah kemampuan non-olahraga para atlet.
Selain itu, pada anggaran perubahan, NPCI Kukar menerima sejumlah perlengkapan penting, di antaranya sepatu lari khusus atletik, kelengkapan teknis meja, serta peralatan menembak berupa satu unit pistol dan satu unit laras panjang.
“Dukungan Dispora Kukar sudah sangat bagus dan sangat membantu kebutuhan dasar atlet,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Namun demikian, Bisyron menegaskan bahwa anggaran pembinaan, termasuk untuk talent spotting di 20 kecamatan dan program pembinaan atlet potensial, belum tersedia pada tahun ini.
Ia berharap kebutuhan tersebut dapat dipenuhi pada tahun mendatang.
“Insyallah semoga tahun depan fasilitas pembinaan bisa terpenuhi,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan