EXPRESI.co, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menyiapkan anggaran sebesar Rp11,5 miliar dalam perubahan anggaran tahun 2025 untuk pengadaan perlengkapan sekolah bagi siswa baru. Dana tersebut dirancang untuk seluruh kebutuhan seragam bagi siswa SD dan SMP.

Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin, menyampaikan program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Neni Moernaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris. Penyaluran seragam akan mencakup seluruh siswa SD kelas 1 hingga 6 dan SMP kelas 7 hingga 9.

“Kami telah manggarkan sesuai arahan pimpinan agar seluruh siswa mendapatkan seragam secara gratis,” ujar Saparuddin, Kamis (15/5/2025).

Dari total anggaran tersebut, Rp7,7 miliar dialokasikan untuk sekitar 20 ribu siswa SD, sementara Rp3,8 miliar disiapkan bagi sekitar 900 pelajar SMP.

Namun, hingga saat ini Disdikbud belum menetapkan desain akhir untuk perlengkapan sekolah seperti tas. Pihaknya masih menunggu keputusan terkait warna dan tulisan yang akan dicantumkan di seragam bantuan tersebut.

Saparuddin juga menambahkan, pengadaan seragam akan dilakukan melalui skema e-katalog. Kata dia juga, penyedia yang memenangkan kontrak wajib bekerja sama dengan penjahit lokal untuk proses produksinya.

“Kami ingin agar program ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga, khususnya para penjahit lokal di Bontang,” jelasnya.

Setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) rampung, Disdikbud bersama penjahit lokal akan mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan pengukuran seragam secara langsung.

“Setiap sekolah akan kami libatkan satu penjahit lokal. Ini bagian dari komitmen Pemkot untuk memberdayakan pelaku usaha kecil di daerah,” tutupnya. (*/Fn)