EXPRESI.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bersiap menyalurkan bantuan dana pendidikan bagi seluruh pelajar tingkat SD dan SMP mulai tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari janji politik Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris, yang kini memasuki tahap pematangan regulasi.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menyatakan, bantuan akan menyasar seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta. Besaran dana bervariasi, siswa SD akan menerima Rp1 juta per tahun, sementara siswa SMP memperoleh Rp2 juta per tahun.
“Ini salah satu bentuk realisasi janji politik Ibu Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota di bidang pendidikan. Ingin agar pelajar lebih bersemangat belajar,” ujar Plt Kepala Disdikbud Bontang, Saparuddin, Selasa, (27/5/2025).
Menurut dia, program ini sejatinya bisa digulirkan pada tahun ini. Namun, regulasi yang mengatur teknis pelaksanaan belum rampung disusun. “Sebenarnya bisa direalisasikan tahun ini, tapi regulasinya belum ada. Jangan sampai program ini justru jadi masalah hukum,” ucap Saparuddin.
Disdikbud memastikan, penyaluran dana akan dilakukan secara transparan dan terstruktur. Dana bantuan akan ditransfer ke rekening tabungan pelajar yang disiapkan melalui kerja sama dengan sejumlah bank. Saat ini, proses penjajakan mitra perbankan masih berlangsung.
Meski begitu, Saparuddin menyadari potensi celah penyalahgunaan dana, baik oleh pelajar maupun wali murid. Untuk itu, pihaknya akan menerapkan sistem pengawasan ketat bekerja sama dengan pihak bank.
“Penggunaan dana harus sesuai kebutuhan pendidikan. Tidak boleh digunakan untuk hal lain. Kami akan awasi secara ketat,” tegasnya. (*/Fn)

Tinggalkan Balasan