EXPRESI.co, BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase, menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan industri musik di Kota Taman. Salah satu bentuk perhatian tersebut terlihat saat ia memberikan apresiasi kepada Fahmi Akbar, peserta ajang Kreativitas Nasional kategori solo vokal di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, yang berlangsung Agustus lalu.
Meski Fahmi belum berhasil meraih juara, Basri tetap mengapresiasi usaha dan semangat yang ditunjukkan.
Sejak awal terpilih menjadi wali kota, Basri menunjukkan komitmen besarnya dalam memajukan industri kreatif. Sebuah gedung dibangun untuk menjadi ruang bagi pemuda dan musisi lokal untuk berkreasi dan mengembangkan potensi, yakni Rumah Kreasi Milenial (RKM).
RKM diharapkan menjadi tempat berkumpul dan berkolaborasi bagi talenta muda yang ingin menembus panggung musik lokal maupun nasional.
Upaya ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk musisi lokal. Rujor, personel Resnos Band, memuji kepedulian Wali Kota terhadap kemajuan musisi lokal.
“Perhatian seperti ini sangat berarti. Kami berharap ada peraturan khusus, seperti Perda atau Perwali, yang memprioritaskan musisi lokal dalam setiap acara,” ungkap Rujor.
Selain itu, Rujor juga berharap pemerintah kota dapat menyediakan studio rekaman gratis bagi para musisi lokal. Menurutnya, keberadaan studio tersebut akan menjadi langkah penting untuk mendukung pengembangan musik di Bontang dan memberikan akses yang lebih luas kepada musisi muda untuk merekam karya mereka tanpa terkendala biaya.
“Dengan perhatian besar dari pemerintah, semoga ekosistem musik di Bontang semakin berkembang, mencetak lebih banyak musisi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan