EXPRESI.co, BONTANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Bontang Selatan aktif menggelar sosialisasi mengenai bahaya bullying di sejumlah sekolah di Kota Bontang. Langkah ini merupakan bagian dari program “Sahabat Anak”.
Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar tentang dampak negatif bullying. Selain itu, program ini juga dirancang untuk membekali para siswa dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik sejak dini.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa tentang bahaya bullying serta membantu mereka dalam mempersiapkan masa depan mereka. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, terutama anak-anak,” ujar AKP Rakib, Senin (12/8/2024).
Bullying, menurut Rakib adalah bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang lebih kuat secara fisik atau mental. Tindakan ini dilakukan dengan sengaja dan berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti atau menindas korban.
“Bullying bukan hanya merusak mental korban, tetapi juga menciptakan lingkungan yang tidak aman bagi semua orang. Karena itu, kami mengajak peran serta guru dan orang tua untuk bersama-sama mengedukasi anak-anak tentang pentingnya saling menghargai dan menciptakan rasa aman sejak dini,” tambahnya.
Kapolsek juga menekankan pentingnya peran guru dalam memantau aktivitas siswa di sekolah. Ia mengimbau agar guru selalu memperhatikan perilaku siswa dan memberikan edukasi yang baik tentang pentingnya menghargai satu sama lain. Hal yang sama juga berlaku di rumah, di mana orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka dengan baik.
“Guru di sekolah dan orang tua di rumah harus berperan aktif dalam membimbing dan mendidik anak-anak agar terhindar dari tindakan bullying,” tutupnya. (YUB)

Tinggalkan Balasan