EXPRESI.co, BONTANG – Polres Bontang siapkan 167 personel untuk mengawal aksi demonstrasi warga yang tergabung dalam Masyarakat Bufferzone Menggugat.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, melalui Kasi Humas Polres Bontang AKP Mandiyono mengatakan ratusan personel yang diterjunkan itu terdiri dari pasukan anti huru hara, dan pasukan tanpa seragam polisi alias intel.

“Kami tempatkan di semua titik yang akan digunakan sebagai lokasi unjuk rasa,” kata Mandiyono, pada Rabu (29/6/2022).

Dia bilang, Personel yang diturunkan ditugaskan untuk mengawal jalannya unjuk rasa agar tak berlangsung ricuh.

“Harapannya selama unjuk akan berlangsung damai,” harap dia.

Pengawalan ketat dari personel Polres Bontang dilakukan kata dia, mengingat lokasi demonstrasi masuk dalam objek vital nasional. Mandiyono juga mengingatkan agar massa tak masuk sampai ke dalam kawasan operasi perusahaan.

“Mengingat ini obvitnas pengunjuk rasa hanya diperbolehkan berada di jarak 500 meter dari pagar terluar,” tulisnya.

Dikabarkan sebelumnya, kelompok massa dari Masyarakat Bufferzone Menggugat, bakal melalukan demonstrasi persis di simpang tugu PT Pupuk Kaltim dan akan roadshow ke kantor Wali Kota Bontang.

Aksi itu akan dimulai pada pukul 08.00 Wita, dengan estimasi masa sebanyak 250 orang. Dengan membawa tuntutan transparansi anggaran CSR PKT. (Slz/Fn)