EXPRESI.co — Dua kelompok tukang foto adu jotos di acara wisuda mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM).

Insiden tersebut terjadi di pelataran Menara Phinisi, kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jl AP Pettarani, Gunungsari, Makassar, Selasa (18/10/2022) siang.

Otoritas keamanan internal kampus, mengatakan aksi kekerasan itu efek dari gesekan perebutan wisudawan baru.

“Ini kasus lama, dendam perebutan pelanggan di Claro, eh berlanjut di UNM,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keamanan Internal UNM M Dahlan, dikutip dari Tribun-timur.com, Selasa (18/10/2022) malam.

Dari potongan video berdurasi 0:35 detik yang beredar, terlihat adu jotos pecah diantara wisudawan, wisudawati, dan keluarganya.

Puluhan wisudawan dan keluarganya panik. Mereka lari berhamburan. Otoritas kemanan UNM sudah berkoordinasi dengan pihak polisi sektor.

Pihak rektorat menegaskan tak ada mahasiswa, wisudawan atau internal kampus yang terlibat. “Semua orang luar, tidak ada mahasiswa sama sekali (terlibat perkelahian),” kata Dahlan.

Pihak rektorat UNM saat ini tengah mengevaluasi penglibatan para tukang foto di momen-momen wisuda berikutnya.

Sidang Senat Terbuka Wisuda periode Oktober Tahun 2022/2023, mewisuda 18 mahasiswa Program Doktor 18 orang, 820 Program Sarjana strata satu, 152 Program Magister dan 10 mahasiswa Program Diploma.

Ke depan, pihak kampus akan memperketat izin (tukang foto wisuda). Dan yang tidak terdata oleh panitia wisuda, tak akan diberi akses.

Saat ini, Kasus tersebut sudah ditangani resmob dan sabara Polsek Rappocini. (*)