EXPRESI.co, BONTANG – Proyek drainase di Jalan Cipto Mangunkusumo kembali disidak Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Sidak ini di dampingi langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo, dengan tujuan sidak ini mempercepat proyek agar tepat waktu.

Menurut data PUPR, proyek ini minus beberapa persen dari target yang harus dicapai. Basri Rase yang mengetahui hal itupun langsung mengunjungi lokasi proyek.

Sebelumnya, Basri juga telah meninjau lokasi dan sidak kedua, progres pembangunan masih belum capai target.

Dia bilang, saat dirinya melakukan sidak pertama, pihak kontraktor telah berjanji proyek akan rampung pada Oktober 2024. Namun, melihat kondisi yang ada, Basri geram, karena progres tek sesuai target.

“Sidak pertama saya dijanjikan selesai Oktober ini, tapi kok ini progres belum sesuai target,” tegasnya.

Dia pun meminta kontraktor segera mengejar progres yang tertinggal dengan menambah pekerja. “Kontraktor itu harus manfaatkan cuaca, jangan hanya santai saja, bila perlu tambah tenaga kerja,” bebernya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo mengataka, pihaknya akan berkoordinasi dengan kontraktor terkait hasil evaluasi sidak saat itu. Dan menargetkan box culvert atau gorong-gorong tersebut selesai paling lambat pada 5 Oktober 2024.

“Kami akan sampaikan ke kontrakan 5 Oktober rampung gorong -gorongnya supaya dilanjutkan pengerasan jalan, pengecoran, hingga pengaspalan,” ujarnya.

Edy juga menyebut, telah mengeluarkan surat teguran pertama ke kontraktor sebagai sanksi keterlambatan. Dia pun akan meberikan teguran kedua, jika 5 Oktober mendatang tidak rampung.

“Teguran pertama sudah, kalau tidak selesai gorong -gorongnya 5 Oktober maka kami akan keluarkan teguran kedua,” pungkasnya. (*)