Proses Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua di Kaltim Masih Jauh dari Target

spot_img

EXPRESI.co, BONTANG – Proses vaksinasi virus corona atau COVID-19 terus berlanjut di Kaltim. Hingga kini sudah masuk tahap kedua. Ribuan orang telah menerima penambah imun agar kebal dari sebaran wabah mematikan tersebut.

“Kita harus terus kampanyekan agar masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi COVID-19,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim Yudha Pranoto seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov Kaltim pada Kamis (8/4/2021).

1. Warga Kaltim diminta tak takut ikut vaksinasi

Pemberian vaksin ini memang mendesak, pasalnya sebaran virus corona sampai saat ini masih terjadi. Akumulasinya pun mencapai 65.010 kasus. Itu sebab vaksinasi ini begitu diperlukan. Demi memangkas penyebaran wabah. Yudha pun sepakat dengan hal tersebut.

Informasi terakhir, persentase vaksin tahap pertama khusus tenaga kesehatan dan medis melebihi target yakni 102,12 persen atau 28.816 orang sudah menerima vaksin. Itu hanya dosis pertama, untuk yang kedua telah terealisasi 28.835 atau 91,56 persen.

2. Proses vaksinasi tahap dua masih lepas dari target

Tahap kedua yang menyasar petugas pelayan publik presentasenya masih sangat rendah. Dari target, baru terealisasi 29,58 persen untuk dosis 1 dan 15,25 persen bagi dosis 2.

Begitu juga untuk lansia, dari target sasaran, untuk dosis 1 baru terealisasi 7,17 persen, sedangkan untuk dosis 2 lebih rendah lagi hanya terealisasi 1,36 persen.

Kata Yudha, meski proses vaksinasi berjalan bukan berarti penerapan protokol kesehatan diabaikan. Dirinya pun mengajak semua elemen di provinisi ini untuk meningkatkan kesadaran patuh terhadap protokol kesehatan 5M. Mulai dari memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas di luar rumah.

“Pemerintah juga berharap masyarakat tetap berada di rumah dan menahan diri untuk mudik atau berlibur,”

3. Tingkat kesembuhan dari COVID-19 di Kaltim sudah mencapai 93 persen

Dia menambahkan, angka sembuh kini konsisten bertambah. Jumlahnya pun sudah mencapai 60.939 kasus. Diharapkan terus bertambah. Statistik tersebut juga merupakan hasil dari Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dan Kaltim Silent.

“Alhamdulillah, persentase kesembuhan kita kembali naik ke angka 93,7 persen. Semoga terus bertambah,” pungkasnya. (*)

Editor : Bagoez Ankara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest Articles