Pasca Gempa Susulan, Masyarakat Sulbar Kembali ke Pengungsian

spot_img

Sebagian warga yang telah pulang ke rumah kembali mengungsi setelah terjadi gempa susulan di Kota Mamuju. Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan peta lokasi gempa bumi susulan yang melanda Kota Mamuju, Minggu (31/1) pukul 20.13 wita, berpusat 36 kilometer arah selatan Kota Mamuju Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 4,5 di kedalaman 20 kilometer, lokasi gempa berada pada 3,14 lintang selatan dan 118,92 bujur timur.

“Gempa susulan terasa keras dan membuat kami meloncat, meskipun kekuatannya tidak sekeras gempa magnitudo 6,2 yang memporakporandakan Mamuju, namun banyak warga yang panik,” kata Wandi, salah seorang warga setempat seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, akibat gempa susulan itu warga Kota Mamuju kembali mengungsi. Kendaraan antre panjang menuju daerah ketinggian, karena warga takut bencana tsunami.

Sementara itu, Amrin, warga lainnya mengatakan, ingin kembali ke rumah setelah mengungsi selama dua pekan. Namun, niatnya diurungkan karena gempa susulan masih terjadi.

”Kami kembali ke pengungsian karena gempa susulan masih terjadi, warga masih khawatir dan belum menganggap situasi Mamuju telah aman dari gempa,” ujar Amrin.

Jumlah pengungsi akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang melanda wilayah Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi mencapai 91.003 jiwa. Terbanyak berasal dari Kabupaten Mamuju, 58.123 orang, di Kabupaten Majene 25.737 orang, dan pengungsi Kabupaten Polman sebanyak 5.343 orang.

Untuk data korban meninggal dunia sebanyak 105 orang, dengan rincian 95 orang di Kabupaten Mamuju dan 10 orang di Kabupaten Majene. (*)

Sumber : Jawapost
Editor : Bagoez Ankara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest Articles