Rayakan HUT ke-66, Pemprov Kaltim Gelar Pesta Rakyat Selama Sepekan

EXPRESI.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bakal menggelar pesta rakyat untuk memeriahkan perayaan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Timur ke-66. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni.

Dia mengatakan Pemprov Kaltim mengagendakan pelaksanaan pesta rakyat setelah dua tahun perayaan HUT tanpa ada acara besar karena pandemi COVID-19.

“HUT Kaltim tahun ini akan kita laksanakan lebih meriah, karena ada gelaran pesta rakyat,” kata Sri Wahyuni dalam keterangan resminya, Sabtu (7/1/2023).

Sri wahyuni menyampaikan, pelaksanaan pesta rakyat bakal digelar kurang lebih enak hari. Yakni pada 9-14 Januari 2023. Dia menjelaskan, selama sepekan, setiap harinya akan ada dibagi dalam berbagai tematik.

“Kegiatan dijadwalkan mulai dari pagi, sore juga malam. Semua sudah terisi, sudah ada slotnya. Nah, ini untuk memudahkan agar ketika datang ke pesta rakyat sudah berlangsung dengan acara yang berbeda-beda,” jelas Sri Wahyuni mengutip Antara.

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu mengungkapkan, pesta rakyat akan dikemas seperti fair atau eksibisi dan ada sekitar 116 penyewa ikut menyemarakkannya.

“Yang 70 penyewa itu didedikasikan dari perangkat daerah, sedangkan isinya itu mulai dari pelaku UMKM, kuliner, kerajinan, juga ada layanan kesehatan gratis,” ungkapnya.

Sehingga ketika masyarakat datang ke kawasan Stadion Gelora Kadrie Oening, bisa menikmati sajian hiburan setiap malam.

Ia menambahkan kegiatan pesta rakyat dimulai dari pagi pukul 09.00 Wita hingga malam 22.00 Wita setiap hari.

“Kecuali Kamis, sudah sejak pagi pukul 07.00 Wita karena ada senam dan giat olahraga,” ujarnya.

Sri mengakui tahun ini mungkin yang berbeda adalah seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim ikut berpartisipasi.

Di satu sisi menyuarakan atau mempromosikan programnya, di sisi lain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan mereka.

Misalnya ada pasar rakyat, juga program pencegahan stunting seperti giat minum susu, makan daging, makan telur.

Juga ada pentas seni pelajar, atraksi siswa-siswi Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim.

“Jadi setiap hari perangkat daerah mengisi acara sesuai tupoksinya masing-masing dan itu dikemas secara menyenangkan dari masyarakat untuk masyarakat tapi pelaksananya perangkat daerah,” kata Sri Wahyuni. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles